avatar
· Views 3,566
Nilai tukar rupiah akhirnya tembus area 17.500 per dolar AS dan jadi perhatian besar market domestik. Tekanan datang dari penguatan USD global, capital outflow, dan kekhawatiran geopolitik dunia yang belum reda. Buat trader forex, kondisi seperti ini bikin pair berbasis USD makin aktif. Tapi buat ekonomi domestik, rupiah lemah juga bisa bikin tekanan impor dan inflasi meningkat. Menurut kalian rupiah masih bisa lanjut melemah?

Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.

Balasan 5
avatar
Importir pasti mulai deg-degan kalau rupiah terus turun wikwkw
avatar
Bank Indonesia kemungkinan bakal terus intervensi sih
avatar
Faktor perang sama suku bunga AS masih berat buat rupiah..
avatar
Wah lebih prah dari 98 inimah
avatar
Tahun ini volatility mata uang Asia memang tinggi banget

- AKHIR -

  • tradingContest