Inflasi China turun ke 0.2%, jauh di bawah forecast 0.4% dan sebelumnya 0.8%.
Artinya? Tekanan harga makin lemah. Ini bisa jadi sinyal demand domestik masih belum pulih sepenuhnya.
Kalau inflasi terlalu rendah, pasar mulai khawatir soal perlambatan ekonomi. Tapi di sisi lain, ini juga bisa membuka ruang stimulus tambahan dari pemerintah.
Yuan dan sentimen Asia bisa ikut terpengaruh. Hati-hati kalau trading AUD dan komoditas, karena China masih jadi motor utama demand regional.
FajarFXSemarang