IDXChannel - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi meminta investor tidak perlu panik menyikapi hasil pengumuman terkait rebalancing saham dalam indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI).
Sebab, kata dia, kekuatan utama pasar modal Indonesia ditopang oleh para investor domestik yang saat ini jumlahnya terus mengalami pertumbuhan. Hingga saat ini data terbaru single investor identification (SID) sebanyak 26,8 juta atau bertambah 6,4 juta pada akhir 2025 lalu.
BREN dan DSSA Berpotensi Besar Keluar dari Indeks MSCI"Jadi apa yang kita khawatirkan dengan jumlah investor domestik yang semakin besar. Harapan kita, bisa lebih banyak partisipasi investor domestik untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia. Supaya ketika terjadi dinamika di luar Indonesia, fundamental kita tetap baik," ujarnya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, ditulis Selasa (12/5/2026).
Menurutnya, investor domestik, baik institusi maupun perorangan, akan menjadi penopang pasar modal Indonesia di tengah gejolak ketidakpastian global. Oleh sebab itu, OJK terus mendorong peningkatan jumlah investor domestik agar pasar modal memiliki daya tahan yang kokoh menghadapi dinamika yang terjadi.
Penundaan Kenaikan Royalti Tambang Redam Tekanan IHSG, Pasar Tunggu Keputusan MSCIDicetak ulang dari Idxchannel, hak cipta semua dimiliki oleh penulis asli.
Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.

Tinggalkan pesan Anda sekarang