Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas dunia melesat pada pekan ini setelah sebelumnya merosot empat minggu beruntun. Perekonomian Amerika Serikat (AS) yang diprediksi akan mengalami resesi yang cukup para membuat permintaan emas sebagai safe haven meningkat.
Melansir dara Refinitiv, emas sepanjang pekan ini melesat nyaris 2,5% ke US$ 1.854/troy ons. Kenaikan tersebut menjadi yang terbesar sejak pertengahan Januari lalu.
Dicetak ulang dari CNBC-Indonesia, hak cipta semua dimiliki oleh penulis asli.
Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.

Tinggalkan pesan Anda sekarang