
Banyak trader ritel langsung berteriak "To the moon!" saat melihat ledakan harga GBPUSD yang luar biasa kemarin.
Harga meroket tajam dari area 1.33100 hingga menembus resistance kuat di 1.34500. Di time-frame kecil, pergerakan ini memang terlihat memukau layaknya awal dari tren bullish yang super masif.
Tapi, sebelum ikut-ikutan menekan tombol buy di pucuk, sadari bahwa pergerakan ini sangat berpotensi menjadi jebakan FOMO (Fear of Missing Out) paling klasik di pasar forex.
Mengapa demikian? Karena jika kita melakukan zoom out dan melihat gambaran makronya, kita sebenarnya masih berada di dalam sangkar konsolidasi yang sangat lebar. Kenaikan vertikal kemarin hanyalah pergerakan reaktif yang membentur batas atas dari range historisnya.
Buktinya langsung terlihat hari ini (19 Mei). Bukannya melanjutkan reli tanpa henti, harga justru langsung terkoreksi dan tertahan di area 1.33918. Ini membuktikan dengan jelas bahwa tekanan dari pihak seller di level pucuk masih sangat agresif dan siap menghukum mereka yang telat masuk terbawa emosi.
Bermain di kondisi pasar sideways seperti ini membutuhkan kedisiplinan ekstra dan taktik "ping-pong".
Strategi yang paling masuk akal adalah membeli di support dan menjual di resistance.
Berharap harga akan terus terbang menembus 1.34500 saat ini terlalu berisiko.
Jadi, apa langkah selanjutnya? Bersabarlah.
Tunggu konfirmasi breakout yang benar-benar valid di atas 1.34500, atau bersiaplah melihat harga GBPUSD kembali tersedot perlahan menuju area support bawahnya di kisaran 1.33000. Jaga selalu margin dan jangan trading pakai emosi!
Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.

Tinggalkan pesan Anda sekarang