Investors Berbondong ke Perak, ETF Perak Tambah 15,7 Juta Ons
Belakangan ini, banyak investor yang beralih ke perak sebagai aset safe-haven dan lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global. Bukti paling nyata: menurut laporan terbaru, dana ETF berbalut perak fisik mencatat aliran masuk sebesar +15,7 juta ons pada November 2025.
Fenomena ini bukan kebetulan atau sekadar “gelembung spekulasi.” Tahun 2025 sudah dibuka dengan gelombang investasi ke perak pada paruh pertama tahun ini saja, inflow ke ETF perak global melebihi total tahun 2024.
Sentimen ini didorong oleh sejumlah faktor fundamental: permintaan industri terutama untuk sektor energi terbarukan dan elektronik terus meningkat, sementara pasokan global perak tetap terbatas.
Peluang Harga ke US$ 65 — Apakah Masih Terbuka?
Kombinasi antara arus masuk besar ke ETF dan ketatnya ketersediaan fisik memberi landasan kuat bagi reli lanjutan harga perak. Bahkan beberapa analis memperkirakan harga perak bisa menanjak ke sekitar US$ 65 per ounce dalam waktu mendatang.
Dengan kondisi permintaan yang terus meningkat dari sektor energi (termasuk panel surya), elektronik, dan industri lain serta pasokan yang tidak melaju secepat lonjakan permintaan, struktur pasar saat ini sangat mendukung perak.
Faktor sentimen makroekonomi seperti ekspektasi pelonggaran suku bunga global, serta pencarian investor akan aset “safe haven + aset nyata (real asset)”, semakin memperkuat daya tarik perak di mata banyak investor.
Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.
