
Nilai tukar rupiah kembali dibuka melemah pada perdagangan pasar spot Rabu (3/12). Rupiah berada di level Rp16.633 per dolar AS, turun 8 poin atau sekitar 0,05 persen dibanding penutupan sebelumnya.
Sementara rupiah melemah, mayoritas mata uang Asia justru mencatat penguatan. Peso Filipina naik 0,23 persen, yen Jepang 0,09 persen, won Korea Selatan 0,13 persen, dan baht Thailand 0,08 persen. Pergerakan mata uang utama negara maju juga bervariasi. Euro menguat 0,06 persen, franc Swiss 0,11 persen, dolar Australia naik 0,05 persen, sementara dolar Kanada sedikit melemah 0,01 persen.
Menurut Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, pelemahan rupiah kali ini masih tergolong wajar. Ia menilai rupiah sedang berada dalam fase konsolidasi karena tidak ada rilis data ekonomi penting yang mampu memicu volatilitas kuat.
Lukman juga menyebut indeks dolar AS masih mendapat tekanan akibat ketidakpastian terkait calon kepala The Fed yang baru serta ekspektasi pemangkasan suku bunga.
Untuk perdagangan hari ini, rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp16.650 – Rp16.700 per dolar AS.
Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.
