
Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan Kamis (27/11) di level Rp16.631 per dolar AS. Angka ini menandai penguatan 33 poin atau sekitar 0,20 persen dibandingkan posisi sebelumnya.
Sejumlah mata uang Asia juga dibuka lebih kuat, seperti peso Filipina, yen Jepang, dolar Singapura, won Korea Selatan, dan baht Thailand. Mata uang negara maju ikut bergerak positif, termasuk euro, franc Swiss, dolar Australia, dan dolar Kanada.
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyebut penguatan rupiah dipengaruhi pelemahan dolar AS. Sentimen pasar tertekan oleh kabar bahwa Ketua The Fed Jerome Powell kemungkinan akan digantikan, ditambah data PMI Chicago yang turun tajam.
Lukman memperkirakan rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp16.600 hingga Rp16.700 per dolar AS.
Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.
