
Bank Indonesia (BI) memproyeksikan perekonomian Indonesia mampu tumbuh 5,1% sepanjang tahun 2025.
"Kami perkirakan 5,1%," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (22/9/2025).
Perry menjelaskan, pada kuartal II-2025, pertumbuhan ekonomi tercatat 5,12%. Namun memasuki kuartal III-2025, sejumlah indikator mulai menunjukkan tanda pelemahan, terutama dari sisi konsumsi rumah tangga.
"Konsumsi rumah tangga masih belum kuat karena ekspektasi konsumen menengah ke bawah cenderung rendah dan keterbatasan lapangan kerja," katanya.
Di sisi lain, investasi dinilai perlu terus didorong, khususnya pada pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Sementara itu, ekspor masih memberikan kontribusi positif, terutama dari sektor pertanian dan manufaktur seperti crude palm oil (CPO) ke India.
"Dari sisi fiskal, kami menyambut baik rencana pemerintah untuk meningkatkan belanja dan melaksanakan paket ekonomi yang sudah disiapkan. Kami perkirakan langkah ini akan memberi dorongan nyata pada pertumbuhan sektor riil," tutur Perry.
Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.
