
Sejak IHSG mulai stagnan beberapa bulan terakhir, makin banyak emiten yang ngumumin rencana buyback. Dari sektor properti, keuangan, sampai tambang, semua mulai bergerak beli kembali sahamnya sendiri. Alasannya bermacam-macam, tapi umumnya karena harga saham dianggap undervalue dan manajemen pengin tunjukkan keyakinan mereka ke prospek jangka panjang.
Buat trader retail kayak kita, ini bisa jadi sinyal positif... tapi juga bisa jadi jebakan kalau nggak hati-hati. Ada kasus di mana emiten ngeluarin pengumuman buyback tapi eksekusinya nggak maksimal. Jadi tetap harus pantau realisasi, bukan cuma rencana.
Gue pribadi sekarang coba lebih rajin baca laporan keterbukaan informasi tiap emiten. Kalau ada rencana buyback, gue cek juga apakah ada insider yang ikut akumulasi. Itu biasanya sinyal tambahan yang lebih kuat.
Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.
