Kesepakatan dagang RI-AS ini memang peluang gede. Tapi jujur, yang kepikiran justru kesiapan kita sendiri.
Pabrik bisa ekspansi, tarif bisa 0%, tapi kalau SDM-nya masih belum kejar skill & efisiensi, yang untung tetap asing yang masukin modal dan bawa tenaga kerja dari luar.
Gue bukan pesimis, tapi sering banget lihat kebijakan bagus gagal di lapangan. Harapannya sih ini bisa beneran dorong industri kita tumbuh organik, bukan cuma jadi “tempat produksi murah”.
Kalau beneran siap, ini bisa jadi titik balik buat RI.
Kalau gak, ya siap-siap jadi penonton di negara sendiri.
Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.
