Yen Jepang gagal melanjutkan pemulihan hari sebelumnya dari level terendah multi-bulan.
Ketidakpastian kenaikan suku bunga BoJ dan sentimen risiko membatasi keuntungan bagi mata uang safe haven JPY.
Minat beli USD yang baru dan meningkatnya imbal hasil obligasi AS menawarkan dukungan kepada USD/JPY.
Yen Jepang (JPY) berjuang untuk menarik pembeli yang berarti pada hari Jumat dan bergerak naik turun antara kenaikan yang lemah/penurunan kecil terhadap mata uang Amerika menjelang sesi Eropa. Intervensi verbal baru-baru ini dari otoritas Jepang ternyata menjadi faktor utama yang memberikan dukungan kepada JPY, meskipun keraguan atas kemampuan Bank of Japan (BoJ) untuk menaikkan suku bunga semakin membatasi kenaikan.
Sementara itu, harapan bahwa kebijakan Trump akan memacu pertumbuhan dan inflasi, pada tingkat yang lebih besar, membayangi pandangan Federal Reserve (Fed) yang agak dovish. Hal ini, pada gilirannya, bertindak sebagai pendorong bagi imbal hasil obligasi Treasury AS dan berkontribusi untuk membatasi JPY yang berimbal hasil lebih rendah. Selain itu, munculnya beberapa aksi beli di sekitar Dolar AS (USD) membantu membatasi penurunan pasangan USD/JPY.
Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.
Suka artikel ini? Tunjukkan apresiasimu dengan memberi hadiah untuk penulis.
Tinggalkan pesan Anda sekarang