- Poundsterling berkonsolidasi di bawah 1,3000 terhadap Dolar AS menjelang minggu yang penuh data AS dan Pernyataan Prakiraan Musim Gugur Inggris.
- Kanselir Inggris Rachel Reeves diperkirakan akan mengumumkan pendanaan besar-besaran untuk sektor layanan kesehatan.
- Investor menantikan data Lowongan Kerja JOLTS AS untuk panduan baru mengenai permintaan tenaga kerja.
Poundsterling (GBP) diperdagangkan dalam kisaran ketat di bawah resistensi psikologis 1,3000 terhadap Dolar AS (USD) pada sesi London hari Selasa. Pasangan GBP/USD berkonsolidasi karena investor menunggu serangkaian data ekonomi Amerika Serikat (AS), yang akan memberikan petunjuk tentang arah kebijakan moneter Federal Reserve (Fed) pada akhir tahun.
Minggu ini, investor terutama akan fokus pada estimasi pertama Produk Domestik Bruto (PDB) Q3, Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE), Penggajian Nonpertanian (NFP), dan data Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur ISM untuk memahami status pertumbuhan ekonomi dan inflasi terkini.
Sementara itu, komentar terkini dari sejumlah pejabat Fed menunjukkan bahwa mereka lebih khawatir tentang risiko penurunan pertumbuhan ekonomi, dengan keyakinan kuat bahwa inflasi tetap berada di jalur menuju target bank sebesar 2%.
Jika data yang akan dipublikasikan akhir minggu ini menunjukkan tanda-tanda ekspansi ekonomi yang kuat dan permintaan tenaga kerja yang optimis, taruhan bahwa Fed akan memangkas suku bunga secara tajam akan berkurang. Sebaliknya, taruhan pemangkasan suku bunga Fed akan menguat jika data menunjukkan pertumbuhan yang lebih lambat dan pasar kerja yang lemah.
Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.

Tinggalkan pesan Anda sekarang