AUD/USD melemah karena meningkatnya permintaan terhadap Dolar AS sebagai mata uang safe haven di tengah masih adanya kekhawatiran ekonomi global.
Sikap agresif RBA dan ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga Fed sebesar 50 bps pada bulan November mendukung pasangan ini.
Meskipun data CPI Australia melemah, pemotongan suku bunga RBA dalam waktu dekat tetap tidak mungkin terjadi.
AUD/USD melemah pada hari Rabu, turun 0,70% menjadi 0,6850. Penurunan pasangan mata uang ini terjadi karena Dolar AS kembali mendapatkan daya tariknya sebagai aset safe haven di tengah kekhawatiran ekonomi global yang terus berlanjut. Meskipun data Indeks Harga Konsumen (IHK) Australia melemah, pemangkasan suku bunga RBA dalam waktu dekat tetap tidak mungkin dilakukan, sehingga membatasi potensi penurunan AUD/USD. Pidato Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell yang akan datang pada hari Kamis dan Indeks Harga PCE AS pada hari Jumat akan dicermati secara ketat untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut tentang sikap kebijakan moneter bank sentral.
Prospek ekonomi Australia tidak pasti karena indikator yang kontras dan sikap agresif Bank Sentral Australia (RBA) terhadap inflasi. Akibatnya, pasar mengantisipasi penurunan suku bunga moderat sebesar 0,25% pada tahun 2024, yang menandakan pergeseran dari ekspektasi sebelumnya tentang pelonggaran yang lebih signifikan.
Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.
Suka artikel ini? Tunjukkan apresiasimu dengan memberi hadiah untuk penulis.
Balasan 0
Terpopuler
Belum ada komentar.Jadil yang pertama untuk membagikan komentar.