Israel melancarkan serangan udara terhadap sasaran di Lebanon selatan, menewaskan hampir 500 orang dalam salah satu hari pertempuran paling berdarah dalam hampir dua dekade dan memicu kekhawatiran akan konflik habis-habisan, menurut Bloomberg.
Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan bahwa Israel melancarkan serangan udara terluasnya terhadap Hizbullah, menewaskan sedikitnya 492 orang. Ini menandai hari kekerasan paling mematikan sejak perang saudara 1975-1990.
Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.
