EUR/USD NAIK KARENA LOWONGAN KERJA YANG LEMAH MEMPENGARUHI TARUHAN POTONGAN SUKU BUNGA FED YANG BESAR

avatar
· Views 79





  • EUR/USD bertahan pada pemulihan mendekati 1,1100 karena data Lowongan Kerja AS yang lemah mendorong Dolar AS melemah.
  • Pemicu utama bagi Dolar AS akan menjadi laporan NFP AS bulan Agustus pada hari Jumat.
  • ECB hampir pasti akan memangkas suku bunga bulan ini.

EUR/USD bertahan pada pemulihan Rabu sedikit di bawah level resistance bulat 1,1100 pada sesi Eropa Kamis. Pasangan mata uang utama bangkit kembali tajam pada Rabu setelah rilis data Lowongan Kerja JOLTS Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah dari yang diproyeksikan untuk bulan Juli meningkatkan ekspektasi pasar terhadap Federal Reserve (Fed) untuk memulai siklus pelonggaran kebijakan yang telah lama ditunggu-tunggu secara agresif.

Meningkatnya spekulasi pasar atas pemangkasan suku bunga besar-besaran oleh The Fed bulan ini sangat membebani Dolar AS (USD). Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, memperpanjang penurunannya hingga mendekati 101,20.

Data Lowongan Kerja JOLTS menunjukkan bahwa lowongan pekerjaan yang diunggah pada bulan Juli lebih rendah, yakni 7,67 juta dari 7,91 juta yang direvisi turun pada bulan Juni dan di bawah estimasi 8,1 juta. Data pasar kerja yang lemah menjadi tanda bahaya bagi pasar tenaga kerja.

Untuk pembaruan yang berarti mengenai kondisi pasar tenaga kerja saat ini, investor menunggu data Nonfarm Payrolls (NFP) AS untuk bulan Agustus, yang akan diterbitkan pada hari Jumat.



Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.

Suka artikel ini? Tunjukkan apresiasimu dengan memberi hadiah untuk penulis.
Balasan 0

Tinggalkan pesan Anda sekarang

  • tradingContest