WTI MENARIK BEBERAPA PEMBELI DI ATAS $76,00

avatar
· Views 156


KARENA EKSPEKTASI PEMOTONGAN SUKU BUNGA FED DAN RISIKO GEOPOLITIK TIMUR TENGAH


  • Harga WTI melanjutkan reli hingga mendekati $76,15 di sesi Asia hari Senin, naik 0,45% pada hari itu.
  • Sikap dovish Fed dan meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah semakin mendongkrak harga WTI.
  • Prospek permintaan yang lebih lemah di Tiongkok dapat membebani emas hitam.

Harga minyak mentah acuan AS, West Texas Intermediate (WTI), diperdagangkan sekitar $76,15 pada hari Senin. Harga WTI naik tipis karena ekspektasi yang menguat bahwa Federal Reserve (Fed) akan memangkas suku bunga dalam pertemuan September mendatang.

WTI menguat setelah komentar dovish dari Ketua Fed Jerome Powell mengindikasikan bank sentral AS tengah bersiap memangkas suku bunga. Powell dari Fed memberikan sinyal yang jelas pada hari Jumat di simposium Jackson Hole bahwa sudah waktunya untuk mulai memangkas kisaran target suku bunga dana federal pada pertemuan berikutnya pada tanggal 17-18 September. Suku bunga yang lebih rendah umumnya mendukung harga WTI karena mengurangi biaya pinjaman, yang dapat meningkatkan aktivitas ekonomi dan permintaan minyak.

Kekhawatiran bahwa konflik yang lebih luas di Timur Tengah dapat mengganggu pasokan minyak regional telah menaikkan harga WTI pada sesi sebelumnya. Reuters melaporkan bahwa Hizbullah meluncurkan ratusan roket dan pesawat nirawak ke Israel pada Minggu pagi, sementara militer Israel mengatakan telah melancarkan serangkaian serangan pendahuluan di Lebanon selatan untuk menggagalkan serangan roket dan pesawat nirawak skala besar oleh Hizbullah.



Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.

Suka artikel ini? Tunjukkan apresiasimu dengan memberi hadiah untuk penulis.
Balasan 0
Belum ada komentar. Jadil yang pertama untuk membagikan komentar.

  • tradingContest