DALAM LIMA MINGGU KARENA PBOC TAK PERNAH MENGUBAH SUKU BUNGA
Dolar Australia menguat di tengah sentimen agresif seputar RBA.
PBoC mempertahankan suku bunga saat ini sebesar 3,35% pada pertemuan bulan Agustus yang diadakan pada hari Selasa.
Presiden Fed Neel Kashkari mengindikasikan bahwa pembahasan potensi penurunan suku bunga AS pada bulan September adalah wajar.
Dolar Australia (AUD) mempertahankan posisinya dengan sentimen untuk melanjutkan tren kenaikannya selama empat hari berturut-turut terhadap Dolar AS (USD) pada hari Selasa. Pasangan AUD/USD mungkin mengalami apresiasi lebih lanjut menyusul rilis risalah rapat Reserve Bank of Australia (RBA) bulan Agustus, yang menunjukkan bahwa suku bunga tunai dapat tetap stabil untuk jangka waktu yang lama.
Bank Sentral Australia mempertimbangkan untuk menaikkan suku bunga tetapi menyimpulkan bahwa mempertahankan suku bunga yang stabil akan lebih menyeimbangkan risiko. Anggota RBA sepakat bahwa pemotongan suku bunga tidak mungkin dilakukan dalam jangka pendek.
Bank Rakyat Tiongkok (PBoC) mempertahankan Suku Bunga Pinjaman Utamanya pada 3,35% dalam pertemuan bulan Agustus pada hari Selasa. Setiap perubahan dalam ekonomi Tiongkok dapat memengaruhi pasar Australia karena keduanya merupakan mitra dagang dekat.
Dolar AS (USD) terus menghadapi tekanan penurunan menyusul komentar dari pejabat Federal Reserve (Fed), yang telah meningkatkan kemungkinan pemangkasan suku bunga oleh bank sentral AS. Semua mata kini tertuju pada pidato Ketua Fed Jerome Powell di Jackson Hole pada hari Jumat.
Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.
Suka artikel ini? Tunjukkan apresiasimu dengan memberi hadiah untuk penulis.
Tinggalkan pesan Anda sekarang