Penurunan harga Perak sebagai aset safe haven bisa jadi terbatas akibat meningkatnya ketegangan geopolitik.
Hamas menolak persyaratan kesepakatan pembebasan sandera-gencatan senjata yang dibahas di Doha pada hari Kamis dan Jumat.
Ukraina memulai invasi terbesar ke Rusia sejak Perang Dunia II.
Harga perak (XAG/USD) mengalami sedikit penurunan, diperdagangkan sekitar $29,00 per troy ounce selama sesi Asia hari Senin. Namun, penurunan harga perak sebagai aset safe haven dapat dibatasi karena meningkatnya ketegangan geopolitik.
Pada hari Minggu, pernyataan yang saling bertentangan dari Hamas dan Israel mengurangi peluang tercapainya kesepakatan gencatan senjata. Hamas telah mengeluarkan pernyataan yang menolak persyaratan kesepakatan pembebasan sandera-gencatan senjata yang dibahas di Doha pada hari Kamis dan Jumat. Kelompok tersebut menuduh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memperkenalkan hambatan baru ke dalam negosiasi, menurut Reuters yang mengutip kantor berita lokal Times of Israel.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan akan menjamu Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken pada hari Senin. Setelah pertemuan mereka, Blinken akan berangkat ke Kairo, tempat negosiasi kesepakatan terus berlanjut. AS telah mengumumkan rencana untuk menyelenggarakan pertemuan kedua di akhir minggu ini dan bermaksud untuk menuntaskan kesepakatan tersebut pada akhir minggu ini.
Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.
Suka artikel ini? Tunjukkan apresiasimu dengan memberi hadiah untuk penulis.
Tinggalkan pesan Anda sekarang