WTI TETAP DI BAWAH $75,50 KARENA KEKHAWATIRAN PERMINTAAN DI CHINA

avatar
· Views 46


  • Harga WTI terdepresiasi karena data minggu lalu menunjukkan ekonomi China kehilangan momentum pada bulan Juli.
  • Harga Minyak mentah mungkin naik karena meningkatnya ketegangan Timur Tengah menyusul penolakan Hamas terhadap kesepakatan gencatan senjata.
  • Penurunan harga minyak dapat tertahan karena meningkatnya taruhan penurunan suku bunga Fed pada bulan September.

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) berada di kisaran $75,30 per barel selama sesi Asia pada hari Senin. Harga minyak mentah mengalami tekanan turun karena kekhawatiran atas melemahnya permintaan di negara pengimpor minyak utama, Tiongkok.

Minggu lalu, data dari Tiongkok menunjukkan Produksi Industri meningkat sebesar 5,1% tahun-ke-tahun pada bulan Juli, lebih rendah dari yang diharapkan sebesar 5,2% dan melambat dari pertumbuhan 5,3% yang terlihat pada bulan sebelumnya. Ini menandai bulan ketiga berturut-turut terjadinya moderasi dalam output industri.

Harga minyak mentah mungkin naik karena meningkatnya kekhawatiran atas ketegangan geopolitik di Timur Tengah menyusul penolakan Hamas terhadap kesepakatan gencatan senjata pada hari Minggu. Hamas telah mengeluarkan pernyataan yang menolak persyaratan untuk kesepakatan pembebasan sandera-gencatan senjata yang dibahas di Doha pada hari Kamis dan Jumat. Kelompok tersebut menuduh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memperkenalkan hambatan baru ke dalam negosiasi, menurut Reuters yang mengutip kantor berita lokal Times of Israel.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan akan menjamu Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken pada hari Senin. Setelah pertemuan mereka, Blinken akan berangkat ke Kairo, tempat negosiasi kesepakatan terus berlanjut. AS telah mengumumkan rencana untuk menyelenggarakan pertemuan kedua di akhir minggu ini dan bermaksud untuk menuntaskan kesepakatan tersebut pada akhir minggu ini.


Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.

Suka artikel ini? Tunjukkan apresiasimu dengan memberi hadiah untuk penulis.
Balasan 0

Tinggalkan pesan Anda sekarang

  • tradingContest