- Bank Sentral Australia mempertahankan suku bunganya tetap pada 4,35% untuk sesi keenam berturut-turut minggu lalu, dengan mencatat bahwa "dewan tidak mengabaikan kemungkinan apa pun."
- Bank menggarisbawahi pentingnya tetap waspada terhadap potensi ancaman inflasi, yang menyiratkan keengganan untuk perubahan kebijakan yang tergesa-gesa.
- Sementara itu, analis Westpac telah mengubah perkiraan mereka untuk pemangkasan suku bunga pertama dari November 2024 ke Februari 2025. Oleh karena itu, sikap agresif RBA kemungkinan akan memperkuat AUD dalam waktu dekat.
- Investor mengantisipasi petunjuk lebih lanjut dari angka Penjualan Ritel dan Produksi Industri Tiongkok yang akan dirilis pada hari Kamis. Selain itu, data Upah Australia dari Q2 dan angka Keyakinan Westpac dari bulan Juli, yang akan dirilis selama sesi Asia mendatang, akan menjadi perhatian pasar.
Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.
Suka artikel ini? Tunjukkan apresiasimu dengan memberi hadiah untuk penulis.

Tinggalkan pesan Anda sekarang