Harga WTI melanjutkan penurunannya ke posisi terendah dalam enam bulan.
Penurunan harga Minyak dapat tertahan karena meningkatnya kekhawatiran pasokan.
Menteri Luar Negeri AS Tony Blinken menyatakan bahwa Iran dan Hizbullah dapat menyerang Israel paling cepat pada hari Senin.
Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan sekitar $73,10 per barel, memperpanjang penurunannya ke level terendah dalam enam bulan pada hari Senin. Namun, penurunan harga minyak dapat dibatasi karena meningkatnya risiko pasokan akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Harga minyak mentah mendapat dukungan dari konflik yang sedang berlangsung di Gaza, dengan serangan udara Israel yang menghantam dua sekolah dan mengakibatkan sedikitnya 30 korban pada hari Minggu, menurut pejabat Palestina. Eskalasi ini menyusul serangkaian pembicaraan di Kairo yang berakhir tanpa kemajuan, seperti yang dilaporkan oleh Reuters.
Israel dan Amerika Serikat tengah bersiap menghadapi potensi eskalasi di kawasan tersebut menyusul Iran dan sekutunya, Hamas dan Hizbullah, yang berjanji akan membalas dendam terhadap Israel atas tewasnya seorang pemimpin Hamas. Menteri Luar Negeri AS Tony Blinken menyatakan pada hari Minggu bahwa Iran dan Hizbullah dapat menyerang Israel paling cepat pada hari Senin, menurut tiga sumber yang diberi pengarahan mengenai panggilan tersebut, sebagaimana dilaporkan oleh Axios.
Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.
Suka artikel ini? Tunjukkan apresiasimu dengan memberi hadiah untuk penulis.
Balasan 0
Terpopuler
Belum ada komentar.Jadil yang pertama untuk membagikan komentar.