Peso Meksiko jatuh ke level terendah dalam tujuh minggu karena defisit perdagangan mencapai level terburuk sejak Agustus 2020.
Data INEGI menunjukkan ekspor dan impor Meksiko anjlok, dengan ekspor berkontraksi 5,7% YoY.
Laporan ekonomi AS mendatang dan keputusan FOMC diharapkan akan menjaga reli USD/MXN tetap hidup.
Peso Meksiko terdepresiasi tajam pada awal minggu setelah data mengungkapkan defisit Neraca Perdagangan Meksiko melebar — angka terburuk sejak Agustus 2020, menurut data yang diungkapkan oleh Instituto Nacional de Estadistica, Geografia e Informatica (INEGI). Hal ini, bersama dengan kekuatan Dolar AS, membuat USD/MXN diperdagangkan pada 18,67, naik lebih dari 1,20%.
INEGI mengungkapkan bahwa Ekspor dan Impor Meksiko anjlok, meskipun ekspor dan impor Meksiko mengalami kontraksi -5,7% YoY, penurunan paling tajam dalam 46 bulan. Data tersebut membebani Peso Meksiko, yang melemah ke level terendah dalam tujuh minggu karena USD/MXN melaju cepat menuju level tertinggi tahun ini (YTD) di 18,99.
Agenda ekonomi AS akan padat. Pelaku pasar bersiap menghadapi keputusan kebijakan moneter Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), rilis PMI Manufaktur Institute for Supply Management (ISM), dan laporan Nonfarm Payrolls (NFP), yang keduanya masing-masing dirilis pada bulan Agustus dan Juli.
Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.
Suka artikel ini? Tunjukkan apresiasimu dengan memberi hadiah untuk penulis.
Balasan 0
Terpopuler
Belum ada komentar.Jadil yang pertama untuk membagikan komentar.