Intisari harian penggerak pasar: Dolar Australia menguat setelah sikap hawkish RBA

avatar
· Views 68


  • Reserve Bank of Australia, seperti yang diperkirakan secara luas, membiarkan suku bunga tetap di 4,35% dan menegaskan kembali bahwa “Dewan tidak akan mengesampingkan atau mengesampingkan apa pun.”
  • Lebih lanjut, Gubernur Bullock menegaskan bahwa dewan membahas opsi kenaikan suku bunga dengan penurunan suku bunga yang tidak dipertimbangkan saat ini.
  • Nada tegas seputar latar belakang inflasi Australia menyiratkan bahwa ambang batas pelonggaran kebijakan masih tinggi.
  • RBA mengungkapkan bahwa "inflasi masih di atas target dan terbukti persisten" dan menegaskan kembali bahwa "Dewan mengantisipasi masih perlu waktu sebelum inflasi secara berkelanjutan berada dalam kisaran target."
  • Dari sisi AS, Biro Sensus AS merilis bahwa Penjualan Ritel, ukuran penting belanja rumah tangga, tumbuh lebih lambat dari perkiraan pada bulan Mei sebesar 0,1% dibandingkan proyeksi 0,2%.
  • Pertumbuhan Penjualan Ritel yang lebih lambat mungkin menciptakan tekanan yang signifikan terhadap Dolar AS, karena hal ini akan meningkatkan kepercayaan investor terhadap proses disinflasi secara bertahap.
  • CME FedWatch Tool menunjukkan kemungkinan penurunan suku bunga yang lebih tinggi sejak pertemuan bulan September, dengan satu atau lebih penurunan suku bunga tersirat pada bulan November atau Desember.


Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.

Suka artikel ini? Tunjukkan apresiasimu dengan memberi hadiah untuk penulis.
Balasan 0

Tinggalkan pesan Anda sekarang

  • tradingContest