Rupee India bertahan positif karena melemahnya Dolar AS pada hari Selasa.
Kenaikan INR mungkin terbatas di tengah sikap hawkish The Fed dan harga minyak mentah yang lebih tinggi.
Investor menunggu data Penjualan Ritel AS untuk mencari dorongan baru, yang akan dirilis pada hari Selasa.
Rupee India (INR) menguat di tengah melemahnya Greenback pada hari Selasa. Kenaikan mata uang lokal mungkin terbatas karena sikap hati-hati dari pejabat Federal Reserve (Fed) AS kemungkinan akan mempengaruhi Dolar AS (USD) untuk saat ini. Selain itu, rebound harga minyak mentah mungkin membebani INR. Perlu dicatat bahwa India adalah konsumen minyak terbesar ketiga setelah Amerika Serikat dan Tiongkok.
Meskipun demikian, potensi intervensi valuta asing oleh Reserve Bank of India (RBI) mungkin mendukung Rupee India dan membatasi kenaikan pasangan ini. Selanjutnya, Penjualan Ritel AS akan dirilis pada hari Selasa, yang diperkirakan meningkat 0,2% MoM di bulan Mei. Belanja konsumen yang kuat mungkin akan semakin meningkatkan Greenback terhadap INR. Selain itu, Lisa Cook, Thomas Barkin, Adriana Kugler, Lorie Logan, Alberto Musalem, dan Austan Goolsbee dari Fed dijadwalkan untuk berbicara pada hari Selasa nanti.
Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.
Suka artikel ini? Tunjukkan apresiasimu dengan memberi hadiah untuk penulis.
Tinggalkan pesan Anda sekarang