- Mengingat ekspansi yang stabil saat ini dan berlanjutnya inflasi dalam perekonomian AS, The Fed tetap berhati-hati dalam melakukan modifikasi kebijakan moneter dan para pejabatnya meminta agar berhati-hati.
- Pasar masih memperkirakan peluang yang lebih tinggi sekitar 60% dari siklus pelonggaran yang akan dimulai pada bulan Juni.
- Imbal hasil obligasi Treasury AS menunjukkan sedikit peningkatan. Imbal hasil (yield) tenor 2 tahun sebesar 4,78%, imbal hasil tenor 5 tahun sebesar 4,41%, dan imbal hasil tenor 10 tahun sebesar 4,33%.
- Pada hari Rabu, AS akan merilis data Indeks Harga Konsumen (CPI) bulan Maret, yang merupakan indikator inflasi penting.
- Angka utama terlihat meningkat, sementara angka inti terlihat melambat. Hasil indeks kemungkinan akan memicu volatilitas dinamika USD melalui pergerakan imbal hasil Treasury dan ekspektasi Fed.
Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.
Suka artikel ini? Tunjukkan apresiasimu dengan memberi hadiah untuk penulis.
