Ekonom di MUFG Bank memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan menurunkan suku bunga kebijakannya hanya setelah The Fed AS melonggarkan kebijakan moneternya untuk menghindari volatilitas Rupiah (IDR) yang tidak perlu.
Prospek Rupiah memegang kunci penurunan suku bunga BI
Perekonomian Indonesia kemungkinan akan tetap stabil tahun ini dan inflasi akan tetap berada dalam target BI, menjadikan stabilitas nilai tukar sebagai faktor kunci dalam menentukan waktu dan kecepatan penurunan suku bunga BI.
Kami memperkirakan BI akan menurunkan suku bunga kebijakannya hanya setelah Bank Sentral AS melonggarkan kebijakan moneternya untuk menghindari volatilitas Rupiah yang tidak diperlukan. Untuk saat ini, kami melihat BI menurunkan suku bunga kebijakannya sebesar 50 bps menjadi 5,50% pada semester kedua tahun 2024.
Kami belum melihat adanya katalis untuk penguatan berkelanjutan pada nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS dalam waktu dekat.
Perkiraan tiga bulan USD/IDR kami tetap di 15.850.
Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.
Suka artikel ini? Tunjukkan apresiasimu dengan memberi hadiah untuk penulis.
Balasan 0
Terpopuler
Belum ada komentar.Jadil yang pertama untuk membagikan komentar.