Rupee India menarik sejumlah pembeli, didukung oleh data inflasi CPI India yang optimis dan arus masuk asing.
Sentimen penghindaran risiko dan kemungkinan intervensi dari bank sentral India mungkin membatasi kenaikan INR.
Pelaku pasar menunggu inflasi WPI India dan Penjualan Ritel AS untuk bulan Februari, yang akan dirilis pada hari Kamis.
Rupee India (INR) diperdagangkan dengan catatan positif pada hari Rabu. Data Inflasi Ritel India yang optimis untuk bulan Februari memberikan beberapa dukungan kepada mata uang lokal dan menyeret pasangan USD/INR lebih rendah. Pemulihan INR juga didukung oleh masih adanya aliran masuk asing di pasar saham domestik. Namun, pembaruan permintaan Dolar AS (USD) dari importir, sentimen penghindaran risiko, dan potensi intervensi dari Reserve Bank of India (RBI) mungkin membatasi kenaikan Rupee India.
Ke depan, investor akan memantau Indeks Harga Grosir (WPI) Makanan, Bahan Bakar, dan Inflasi India pada hari Kamis. Dalam kalender ekonomi AS, Penjualan Ritel AS akan menjadi sorotan pada hari Kamis ini. Angka Penjualan Ritel diperkirakan meningkat menjadi 0,8% MoM di bulan Februari dari penurunan 0,8% di bulan Januari.
Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.
Suka artikel ini? Tunjukkan apresiasimu dengan memberi hadiah untuk penulis.
Tinggalkan pesan Anda sekarang