Harga emas turun tajam karena pengambil kebijakan Fed mempertahankan narasi hawkish. Dolar AS menguat seiring berkurangnya ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga The Fed lebih awal. Investor menunggu data inflasi PCE inti AS untuk mendapatkan panduan baru. Harga emas (XAU/USD) berada di bawah tekanan pada sesi Eropa hari ini karena pengambil kebijakan Federal Reserve (Fed) tidak tertarik untuk menurunkan suku bunga kapan pun pada paruh pertama tahun 2024. Suku bunga yang lebih tinggi berdampak negatif bagi Emas yang tidak memberikan imbal hasil karena mereka menaikkan suku bunga. biaya peluang memegang logam mulia Untuk isyarat baru mengenai waktu penurunan suku bunga, investor akan fokus pada data indeks harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) inti Amerika Serikat untuk bulan Januari, yang akan diterbitkan pada hari Kamis. Ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga akan berkurang jika data inflasi yang mendasarinya ternyata lebih kuat dari ekspektasi. Hasil seperti itu dapat memicu penurunan harga Emas. Data Pesanan Barang Tahan Lama AS yang suram untuk bulan Januari yang dirilis pada hari Selasa gagal mendorong kenaikan harga Emas. Pesanan baru untuk Barang Tahan Lama turun sebesar 6,1%, sementara investor memproyeksikan penurunan sebesar 4,5%. Lemahnya permintaan terhadap barang-barang tahan lama menunjukkan prospek belanja konsumen yang buruk
Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.

Tinggalkan pesan Anda sekarang