Anggota dewan Bank of Japan (BoJ) Asahi Noguchi kembali diberitakan pada hari Kamis, mencatat bahwa bank sentral “tidak bisa optimis terhadap percepatan pertumbuhan upah.”
Kutipan tambahan
Inflasi disebabkan oleh kenaikan harga impor termasuk faktor mata uang.
Masih jauhnya pencapaian target inflasi 2%.
Tidak perlu terburu-buru merespons kenaikan suku bunga jangka panjang.
Tidak perlu segera melakukan penyesuaian terhadap YCC.
Kita harus membawa upah riil ke wilayah positif.
Penting untuk membawa pertumbuhan upah mendekati 3% namun tidak dapat memastikan kapan hal itu akan terjadi.
Pencapaian target inflasi 2% akan mendorong kenaikan suku bunga.
Kenaikan suku bunga jangka panjang tidak selalu mencerminkan ekspektasi inflasi Jepang, melainkan mencerminkan suku bunga AS.
Ekspektasi inflasi masih lemah di Jepang.
Ekspektasi inflasi tidak memperhitungkan pencapaian target inflasi 2%.
Inflasi sebesar ini tidak terduga.
Salah jika berpikir bahwa kenaikan suku bunga dapat mempercepat waktu perubahan kebijakan.
Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.

Tinggalkan pesan Anda sekarang