Ekonom di UOB Group Ho Woei Chen, CFA, mengulas langkah-langkah terbaru untuk mendukung sektor properti Tiongkok.
Poin Penting
Tiongkok telah mengumumkan langkah-langkah dukungan yang lebih kuat untuk pasar propertinya termasuk pelonggaran definisi pembeli rumah pertama serta pengurangan persyaratan uang muka dan biaya pinjaman untuk pembeli baru dan hipotek rumah pertama yang sudah ada.
Hal ini dapat membantu menstabilkan prospek pasar real estat Tiongkok dalam waktu dekat. Namun pemulihan sentimen pembeli akan membutuhkan waktu mengingat masih adanya kekhawatiran pendanaan di kalangan pengembang properti, sementara pemulihan ekonomi dalam dua tahun ke depan diperkirakan akan lemah dengan risiko yang juga berasal dari lemahnya permintaan eksternal dan ketegangan geopolitik.
Kami mengulangi seruan kami untuk menurunkan suku bunga pinjaman sebesar 10 bps lagi untuk LPR 1 tahun dan 20 bps untuk LPR 5 tahun pada akhir-4Q23. Kami mempertahankan perkiraan pertumbuhan PDB sebesar 5,0% pada tahun 2023 dan 4,5% pada tahun 2024.
Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.
Suka artikel ini? Tunjukkan apresiasimu dengan memberi hadiah untuk penulis.
Tinggalkan pesan Anda sekarang