Analis di Danske Bank memproyeksikan kontraksi kecil dalam perekonomian Eropa selama paruh kedua tahun 2023. Mereka berpendapat bahwa proses disinflasi sedang berlangsung, tetapi tidak cukup bagi Bank Sentral Eropa (ECB) untuk yakin akan kembalinya suku bunga 2% tepat pada waktunya. target.
Selamat tinggal ekonomi dua kecepatan. Halo kontraksi
PMI bulan Agustus memberikan gambaran yang suram menyusul angka bulan Juli yang juga lemah. PMI jasa turun ke level terendah dalam 30 bulan di 48,3, memasuki wilayah kontraksi, sementara sektor manufaktur terus mencatat penurunan aktivitas. Rilis laporan ini menyimpulkan berakhirnya perekonomian dua kecepatan dengan sektor jasa yang membuka jalan menuju pertumbuhan yang baik, sementara sektor manufaktur mengalami kesulitan.
Hambatan dalam aktivitas bisnis di Eropa terutama disebabkan oleh pelemahan ekonomi terbesar di Eropa – Jerman – dimana aktivitas bisnis menurun dengan kecepatan tertinggi dalam 3 tahun terakhir. Memburuknya aktivitas kawasan euro harus dilihat sebagai sebuah fitur, bukan sebuah gangguan, mengingat mode pengetatan yang dilakukan ECB pada tahun lalu.
Risikonya adalah aktivitas tiba-tiba menurun terlalu cepat. Ke depan, kami memperkirakan akan terjadi kontraksi kecil pada PDB kawasan euro pada paruh kedua tahun 2023, sebagian didorong oleh prospek Tiongkok yang suram, masih adanya hambatan moneter, dan tanda-tanda pelemahan sektor jasa baru-baru ini.
Proses disinflasi sedang berlangsung, namun tidak cukup bagi ECB untuk yakin dapat kembali ke target 2% secara tepat waktu.
Prospek ekonomi yang memburuk dan pasar menjadi lebih dovish, kami memperkirakan ECB akan menaikkan suku bunga sebesar 25bp pada pertemuan bulan September, menandai puncak suku bunga deposito sebesar 4,00%
Tinggalkan pesan Anda sekarang