HARGA EMAS BERKONSOLIDASI KARENA INVESTOR MENUNGGU Pidato POWELL DI JACKSON HOLE

avatar
· Views 104


 

 Harga emas diperdagangkan sideways karena investor mengalihkan fokus ke pidato Fed Powell di Jackson Hole.

 Suasana pasar masih gelisah mengenai apakah Jerome Powell akan memberikan panduan suku bunga yang hawkish atau mendukung kebijakan netral.

 Belanja bisnis pada barang modal naik sebesar 0,1% pada bulan Juli, turun dari kontraksi sebesar 0,4% yang tercatat pada bulan Juni.

 Harga emas (XAU/USD) menunjukkan kinerja dalam kisaran terbatas karena investor menunggu pidato Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell di Simposium Jackson Hole untuk panduan lebih lanjut.  Logam mulia diperkirakan akan tetap gelisah karena suasana pasar masih belum pasti apakah Jerome Powell akan memberikan panduan suku bunga yang hawkish atau mendiskusikan manfaat mempertahankan suku bunga tidak berubah untuk jangka waktu yang lebih lama.  Pelaku pasar juga ingin mengetahui berapa lama lagi The Fed akan mempertahankan kenaikan suku bunganya.


 Pengambil kebijakan Fed: Presiden Bank Fed Boston Susan Collin dan Presiden Bank Fed Philadelphia Patrick Harker berkomentar pada hari Kamis bahwa tingkat suku bunga saat ini cukup untuk melakukan pekerjaan yang diperlukan.  Perekonomian AS masih tangguh karena ketatnya pasar tenaga kerja dan menurunnya inflasi, namun pengetatan kebijakan lebih lanjut oleh The Fed dapat mengurangi sentimen pasar.


 Penggerak Pasar Intisari Harian: Harga emas berkonsolidasi menjelang Simposium Jackson Hole

 Harga emas berbalik sideways di atas $1.910,00 menjelang komentar Ketua Fed Jerome Powell di Simposium Jackson Hole.

 Ketidakpastian mengenai komentar Powell di Jackson Hole telah mengesampingkan investor, namun penguatan Dolar AS menunjukkan bahwa pernyataan tersebut mungkin bersifat hawkish.

 Indeks Dolar AS (DXY) melanjutkan pemulihannya hingga mendekati 104,26, mencetak level tertinggi baru dalam 11 minggu karena ketahanan perekonomian AS sementara pertumbuhan negara-negara G7 lainnya menyusut.

 Penguatan Indeks Dolar AS juga berasal dari penurunan klaim pengangguran mingguan yang dirilis pada hari Kamis dan meningkatnya kekhawatiran akan perlambatan perekonomian Tiongkok.

 Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada hari Kamis bahwa individu yang mengklaim tunjangan pengangguran untuk pertama kalinya naik menjadi 230 ribu, lebih rendah dari ekspektasi dan angka sebelumnya sebesar 240 ribu untuk pekan yang berakhir 18 Agustus.

 Kenaikan harga emas masih terbatas karena imbal hasil Treasury AS pulih setelah pergerakan turun.  Imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun pulih mendekati 4,26%.

 Respons yang beragam dari para pelaku pasar menentukan apakah Powell akan memberikan jangka waktu berapa lama suku bunga akan tetap stabil pada tingkat yang tinggi atau apakah bank sentral mempertimbangkan kenaikan suku bunga lebih lanjut.

 Investor juga akan fokus pada rencana The Fed untuk mengurangi kelebihan inflasi dan prospek perekonomian AS pada paruh kedua tahun 2023.

 Sementara itu, pengambil kebijakan Fed menyampaikan panduan suku bunga netral pada hari Kamis.

 Presiden Fed Boston Susan Collins berkomentar bahwa suku bunga berada pada titik di mana The Fed tidak perlu menaikkannya lebih lanjut.  Namun opsi pengetatan kebijakan lebih lanjut akan tetap terbuka.

 Presiden Bank Fed Philadelphia Patrick Harker mendukung mempertahankan suku bunga pada kisaran 5,25% hingga 5,5%.  Harker melihat tidak ada penurunan suku bunga tahun ini.

 PMI awal AS untuk bulan Agustus yang dilaporkan oleh S&P Global pada hari Rabu menunjukkan bahwa perekonomian kehilangan ketahanannya karena kenaikan suku bunga dan memburuknya prospek permintaan.

 PMI yang rentan pada bulan Agustus menimbulkan keraguan terhadap tingkat pertumbuhan pada kuartal ketiga.  Perusahaan mengandalkan kapasitas operasi yang lebih rendah karena meningkatnya inflasi biaya.

 Pada hari Kamis, Biro Sensus AS melaporkan Pesanan Barang Modal Non-Pertahanan meningkat sebesar 0,1% pada bulan Juli seperti yang diharapkan oleh investor, mengalami kontraksi dari 0,4% pada bulan Juni.

 Ke depan, investor juga akan fokus pada ekspektasi inflasi konsumen lima tahun untuk bulan Agustus, yang akan dipublikasikan pada pukul 14:00 GMT (21:00 WIB).

 Analisis Teknis: Harga emas menunjukkan tekanan volatilitas di atas $1.910

 Harga emas menunjukkan fase kontraksi volatilitas di atas $1,910.00 menjelang Simposium Jackson Hole.  Logam mulia kesulitan untuk melanjutkan kenaikan lima hari di tengah pemulihan imbal hasil Treasury AS.  Logam kuning ini bergumul dengan resistensi untuk naik di atas Exponential Moving Average (EMA) 20-hari di sekitar $1,915.00 namun telah menembus dengan percaya diri di atas EMA 200-hari.


 Relative Strength Index (RSI) (14) telah naik ke kisaran 40.00-60.00, yang menunjukkan bahwa dorongan bearish telah memudar

Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.

Suka artikel ini? Tunjukkan apresiasimu dengan memberi hadiah untuk penulis.
Balasan 0
Belum ada komentar. Jadil yang pertama untuk membagikan komentar.

  • tradingContest