NZD/USD masih berada di bawah tekanan jual mendekati terendah bulanan di sekitar 0,5907.
Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell menyatakan bahwa mereka bersiap untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut, jika diperlukan.
Indeks Keyakinan Konsumen UoM (Agustus) turun menjadi 69,5 dari 71,6 di bulan Juli.
Pelaku pasar menunggu Nonfarm Payrolls AS dan data inflasi menjelang pertemuan FOMC bulan September.
Pasangan NZD/USD memulihkan beberapa penurunan di atas 0,5900 tetapi masih berada di bawah tekanan dekat terendah bulanan selama awal sesi Asia pada hari Senin. Kekuatan perekonomian AS terus mendukung Dolar AS. NZD/USD saat ini diperdagangkan di sekitar 0,5907, naik 0,08% hari ini.
Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell mengatakan pada Simposium Ekonomi Jackson Hole bahwa bank sentral siap untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut, jika perlu, dan akan menentukan pergerakan suku bunga selanjutnya berdasarkan data. Powell mengindikasikan bahwa pertumbuhan ekonomi yang kuat dan kondisi pasar tenaga kerja yang ketat mungkin membuka jalan bagi siklus pengetatan lebih lanjut. Jika data tidak menunjukkan indikasi melemah, kenaikan suku bunga tambahan akan menjadi pilihan yang tepat.
Presiden Fed Philadelphia Patrick Harker menyatakan bahwa dia tidak melihat perlunya kenaikan suku bunga tambahan saat ini dan The Fed harus mempertahankan suku bunga tetap stabil dan mengamati dampak kebijakan terhadap perekonomian. Sementara itu, Presiden Fed Cleveland Loretta Mester mengatakan data PDB dan pasar tenaga kerja menunjukkan bahwa perekonomian mendapatkan momentum. Dia menekankan bahwa tingkat suku bunga saat ini tidak cukup membatasi untuk mencapai target inflasi dan tingkat pertumbuhan yang lebih rendah akan sangat penting untuk memoderasi inflasi.
Mengenai data pada hari Jumat, Indeks Keyakinan Konsumen Universitas Michigan (UoM) untuk bulan Agustus turun menjadi 69,5 dari 71,6 pada bulan Juli dan direvisi dari pembacaan pertama sebesar 71,2. Selain itu, Indeks Kondisi Saat Ini turun dari 76,6 menjadi 75,7 (direvisi dari 77,4), sedangkan Indeks Ekspektasi turun dari 68,3 menjadi 65,5 (direvisi dari 67,3).
Di sisi lain, berita utama seputar kesengsaraan ekonomi Tiongkok membebani Kiwi, proxy Tiongkok. Meskipun demikian, pemerintah Tiongkok telah menjanjikan bantuan untuk pasar properti, namun upayanya sejauh ini gagal memulihkan kepercayaan investor. Kepala ekonom Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) mengatakan pekan lalu bahwa para pengambil kebijakan akan menurunkan OCR lebih cepat dari yang kami isyaratkan jika Tiongkok mengalami perlambatan yang lebih signifikan daripada yang diantisipasi RBNZ.
Ke depan, pelaku pasar akan mengalihkan fokus mereka ke data ekonomi. Data Nonfarm Payrolls dan inflasi AS akan menjadi sorotan menjelang pertemuan FOMC bulan September. Selain itu, Indeks Manajer Pembelian (PMI) Tiongkok juga akan menjadi fokus. Data tersebut akan sangat penting untuk menentukan pergerakan yang jelas pada pasangan NZD/USD.
Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.
