EUR/USD GERAK TERENDAH 10-MINGGU DEKAT 1,0800 DENGAN PERHATIAN TERHADAP LAGARDE ECB, PIDATO FED POWELL

avatar
· Views 101


 

 EUR/USD tetap tertekan setelah menyentuh level terendah multi-hari, turun untuk 2 hari berturut-turut.

 Penguatan Dolar AS yang luas, suasana hati-hati menjelang pidato para gubernur bank sentral utama di Jackson Hole membebani pasangan Euro.

 Pembicaraan ECB yang hawkish gagal memberikan dasar bagi harga Euro karena data AS dan imbal hasil mendukung Greenback.

 Data tingkat menengah Jerman dan AS mungkin menghibur para pedagang tetapi perhatian utama akan tertuju pada pembicaraan ECB dan Fed.

 Penjual EUR/USD tetap memegang kendali di level terendah dalam 2,5 bulan meskipun kesulitan dengan support MA 200-hari di awal sesi Asia hari Jumat.  Pasangan Euro mengalami penurunan terbesar dalam sebulan pada hari sebelumnya, serta menyentuh titik terendah multi-hari dalam beberapa jam terakhir, dan mendekati level 1,0800.


 Pasangan Euro gagal untuk membenarkan pernyataan hawkish yang baru-baru ini dirilis dari pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) di tengah penguatan Dolar AS dan suasana hati-hati menjelang pidato Presiden ECB Lagarde dan Ketua Fed Jerome Powell.


 “Inflasi yang mendasari di zona euro masih kaku dan kebijakan moneter harus lebih ketat dibandingkan pertumbuhan harga,” kata pembuat kebijakan ECB dan Kepala Bundesbank Joachim Nagel saat wawancara dengan Bloomberg.


 Di sisi lain, mantan Presiden Federal Reserve St. Louis James Bullard mendukung kekuatan Dolar AS dengan pernyataan hawkishnya.  “Percepatan kembali dapat memberikan tekanan pada inflasi dan dengan demikian membuat The Fed tidak mungkin mulai menurunkan suku bunga dalam waktu dekat,” kata Bullard dari Fed dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg.  Meskipun Bullard bersikap hawkish, Presiden Federal Reserve Bank of Philadelphia Patrick Harker mengisyaratkan berakhirnya jalur kenaikan suku bunga, sedangkan Presiden Federal Reserve Boston Susan Collins membela bias suku bunga “lebih tinggi untuk jangka waktu lebih lama”.


 Perlu disebutkan bahwa sebagian besar data AS beragam tetapi rinciannya ditambah dengan pembicaraan Fed yang hawkish akan mengesankan pembeli Greenback dan membebani harga EUR/USD pada hari sebelumnya, terutama di tengah suasana risk-off yang luas.


 Berdasarkan putaran terakhir data AS, Pesanan Barang Tahan Lama untuk bulan Juli menandai kemerosotan terbesar sejak April 2020 dengan mencatat angka -5,2% MoM dibandingkan perkiraan -4,0% dan pertumbuhan sebelumnya 4,4% (direvisi).  Namun, Pesanan Barang Tahan Lama selain Transportasi memberikan kejutan positif dengan angka 0,5% dibandingkan perkiraan pasar 0,2% dan data sebelumnya.  Selanjutnya, Pesanan Barang Modal Non-Pertahanan selain Pesawat Udara juga meningkat menjadi 0,1% sesuai dengan estimasi analis dibandingkan dengan -0,4% yang dicatat pada bulan Juni.


 Selain itu, Indeks Aktivitas Nasional Fed Chicago untuk bulan Juli meningkat menjadi 0,12 dari -0,33 sebelumnya sedangkan Indeks Aktivitas Manufaktur Fed Kansas untuk bulan Agustus adalah 12,0 versus -20,0 sebelumnya.  Di sisi yang sama, angka mingguan Klaim Pengangguran Awal dan Klaim Pengangguran Berkelanjutan menurun dan menandakan kondisi ketenagakerjaan yang positif.


 Sementara menggambarkan suasana tersebut, Wall Street ditutup di zona merah sedangkan imbal hasil obligasi Treasury AS 10-tahun mencatat penurunan mingguan yang ringan meskipun naik ke level tertinggi sejak 2007 pada awal minggu, serta mencatat penutupan yang lebih kuat pada hari sebelumnya.  Meskipun demikian, Kontrak berjangka S&P500 tampak tidak pasti di dekat 4.390 setelah berbalik dari puncak mingguan dengan penurunan besar.


 Selanjutnya, pembacaan akhir Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal kedua (Q2) Jerman akan mendahului data sentimen ZEW negara tersebut untuk bulan Agustus untuk menghibur para pedagang EUR/USD.  Setelah itu, sentimen AS tingkat menengah dan petunjuk inflasi juga akan menghibur para pedagang intraday.  Namun, perhatian utama akan tertuju pada pidato Lagarde dari ECB dan pidato Powell dari Fed karena para pelaku pasar mencari petunjuk mengenai poros kebijakan.

Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.

Suka artikel ini? Tunjukkan apresiasimu dengan memberi hadiah untuk penulis.
Balasan 0
Belum ada komentar. Jadil yang pertama untuk membagikan komentar.

  • tradingContest