Binomo Sudah 75 Kali Diblokir Bappebti, Kok Masih Bisa Lolos?

avatar
· Views 204

Binomo Sudah 75 Kali Diblokir Bappebti, Kok Masih Bisa Lolos?

Nama Binary Option atau Binomo beberapa waktu terakhir menjadi sering terdengar karena kasus yang menimpa Indra Kenz. Ternyata, aplikasi Binomo berkali-kali sudah diblokir oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Namun nyatanya aplikasi tersebut masih bisa lolos dan kembali bisa diakses oleh masyarakat.

Diakui oleh Plt. Kepala Bappebti Indrasari Wisnu Wardhana, pihaknya sudah melakukan penutupan akses Binomo. Ini juga dilakukan dengan koordinasi bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta Polri, untuk takedown platform yang muncul baru-baru ini.

Pemblokiran sudah dilakukan sejak 2019, namun Binomo terus muncul. Sebab aplikasi itu akhirnya kembali dengan nama yang berbeda.

"Memang Binomo ini sangat gencar, namanya ada Binomo.com, Binomo.io, macam-macam dia munculnya," ujar Wisnu dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI, dikutip Jumat (25/3/2022).

Alamat IP dari Binomo itu berada di luar negeri. Ini juga membuat meski sudah diblokir, platform masih bisa diakses melalui VPN.

"Nah tapi memang kita koordinasi dengan Polri yang arah-arah ke sana kita blokir dari Kominfo," jelasnya.

Baik Binomo dan Quotex membuat heboh masyarakat beberapa waktu terakhir. Sebab skema binary option ini memunculkan banyak korban di kemudian hari.

Satgas Waspada Investasi (SWI) menjelaskan binary option adalah kegiatan perdagangan online yang ilegal. Alasannya karena sifatnya yang merupakan judi dan tidak ada barang yang diperdagangkan.

"Sifatnya hanya untung-untungan. Menang atau kalah dalam menebak harga suatu komoditi dan naik atau turunnya dalam periode tertentu, yang bisa merugikan masyarakat," ujar Ketua SWI, Tongam L.Tobing.

 

Dicetak ulang dari CNBCIndonesia, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.

 

Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.

Suka artikel ini? Tunjukkan apresiasimu dengan memberi hadiah untuk penulis.
Balasan 0
Belum ada komentar. Jadil yang pertama untuk membagikan komentar.

  • tradingContest