
PT Adhi Commuter Properti bakal menambah panjang daftar anak usaha BUMN yang menghelat initial public offering (IPO). Kepastian ini muncul setelah anak usaha PT Adhi Karya Tbk (ADHI) tersebut memulai masa bookbuilding.
Dikutip dari halaman E-IPO, Rabu (10/11), bookbuilding Adhi Commuter Properti bakal dimulai akhir pekan ini, Jumat (12/11). Sedang tanggal terakhir bookbuilding jatuh pada 25 November 2021.
Adhi Commuter Properti akan melepas paling banyak 8,01 miliar saham dengan rentang harga Rp 130-Rp 200 per saham. Artinya, calon emiten yang bakal menggunakan kode saham ADCP ini mengincar dana segar antara Rp 1,04 triliun hingga Rp 1,6 triliun.
Adhi Commuter Properti kabarnya akan menggunakan sebagian besar dana hasil IPO untuk pengembangan usaha. Sedang sisanya akan digunakan untuk membiayai kembali atawa refinancing sejumlah kewajiban.
Perusahaan telah menunjuk enam penjamin emisi untuk membantu proses IPO, diantaranya Bahana Sekuritas, CIMB Niaga Sekuritas, Sucor Sekuritas, RHB Sekuritas, Mirae Asset Sekuritas dan Maybank Sekuritas.
Adhi Commuter Properti memiliki sejumlah segmen bisnis, salah satunya properti. Hingga saat ini, perusahaan telah membangun 12 proyek berkonsep Transit Oriented Development (TOD) dengan tota luas lahan 144 hektar (ha) dan total penjualan sebanyak 17.896 unit.
Sumber: kontan
Hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli
Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.
