EURUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini masih berada dalam sebuah pola yang menarik.
Simak EURUSD dalam Daily chart berikut:
EURUSD
Dilihat dari chart di atas, tampak harga EURUSD masih tertahan didalam Area Low Utama / Support (Kotak Hitam) dengan pergerakan yang ringan. Hal ini menggambarkan mode menunggu pasar, sehingga kejelasan tren belum tergambar dari sini.
Untuk ulasan entry hari ini, mari kita simak EURUSD dalam 1 Jam chart berikut :
EURUSD
Berdasarkan gambar diatas ini,
Saya telah menentukan Level harga Support dan Resistance intraday berikut:
Resistance2 (R2) : 1.1809
Resistance1 (R1): 1.1788
Support1 (S1): 1.1751
Support2 (S2): 1.1731
Dari chart diatas, tampak dalam time frame 1 jam ini, pair EURUSD hanya bergerak ranging saja yang mengindikasikan harga membutuhkan sentimen kuat untuk merespon level terendah harian dengan lebih baik.
Hari ini, fokuskan analisa juga pada reaksi harga terhadap sekitaran level-level yang telah dipetakan untuk mengkonfirmasikan minat dan arah selanjutnya dengan tetap mewaspadai sentimen terbaru seputaran dolar AS dan selera risiko untuk potensi tren. Tetap objektif ya!
Gunakan indikator tipe Volume untuk membantu kita melihat kekuatan transaksi dalam setiap candle.
Level R1 dan level S1 hari ini juga akan kembali mengukur seberapa besar minat trader terhadap pair ini. Waspadai juga terjadinya rejeksi ataupun konsolidasi pada level – level ini.
Lets See
Nah, dalam pandangan/prediksi saya, berdasarkan pergerakan harga yang kita analisa diatas, hari ini kita akan mencoba melihat peluang entry yang tersedia. Tetapi, teknikal tidak mengijinkan asumsi bermain, maka entry terbaik yang dapat dilakukan ialah, kita akan terus melihat pergerakan CLOSE PRICE pada Candle 1 hour.
Setup saya untuk Breakout opportunity EURUSD
Buy : Bila harga close candle 1 Hour menembus level R1 dengan sempurna (body candle yang jauh dari batas atas R1), maka bersiap mencari posisi Entry BUY terbaik, anda pun dapat membiarkan posisi anda mencapai level R2 (level Resistance terkuat hari ini) untuk melihat reaksi pasar terhadap level tersebut untuk naik kembali atau tidak.
Sell : Bila harga close candle 1 Hour menembus level S1, maka bersiap mencari posisi Entry SELL terbaik, anda pun dapat membiarkan posisi anda mencapai level S2 (level Support terkuat hari ini) untuk melihat reaksi pasar terhadap level tersebut untuk turun kembali atau tidak.
Setup saya untuk Pullback opportunity
Sell : Bila harga close candle 1 Hour tidak menembus level R1 (seperti membentuk bear pin bar), maka bersiap mencari posisi Entry SELL terbaik, namun bila harga mencapai dan menembus level ini maka bersiap untuk cut loss. Dapat diterapkan di level R2 juga.
Buy : Bila harga close candle 1 Hour tidak menembus level S1 (seperti membentuk bull pin bar), maka bersiap mencari posisi Entry BUY terbaik, namun bila harga mencapai dan menembus level ini, maka bersiap untuk cut loss. Dapat diterapkan di level S2 juga.
Gunakan Risk Reward selalu minimal 1:1 atau 1:2 dan trailing stop loss (manual maupun otomatis) bila diperlukan. Bisa menggunakan level-level support dan resistance untuk referensi analisa anda menentukan Stop Loss dan melakukan Cut Loss, tetap waspada akan terjadinya konsolidasi harga.
Tetap gunakan money management yang baik dalam setiap entry untuk keberlangsungan trading yang sehat, semoga artikel ini dapat menjadi referensi anda dalam melakukan analisa pada market.
Diunggah ulang dari Investing, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.

Tinggalkan pesan Anda sekarang