Penjualan Ritel Indonesia jatuh 14,9% pada tahun ini di bulan Oktober vs penurunan 8,7% yang terlihat pada bulan September, survei terbaru yang dilakukan oleh Bank Indonesia (BI), bank sentral Indonesia, yang dirilis pada hari ini.
Penurunan penjualan makanan, minuman, tembakau dan alat komunikasi berkontribusi pada penurunan Penjualan Ritel.
Survei Bank Indonesia memperkirakan penjualan di November turun 15,7% secara tahunan, lapor Reuters.
Implikasi FX
Rupiah Indonesia (IDR) berada di bawah tekanan jual yang ringan terhadap Dolar AS menyusul penurunan tajam dalam Penjualan Ritel Indonesia.
Pada saat ini, USD/IDR naik 0,25% diperdagangkan di 14.115, pulih dari posisi terendah harian di 14.095.
Baca lebih lanjut dari artikel aslinya:
Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.

Tinggalkan pesan Anda sekarang