Menentukan take profit (TP) adalah bagian penting dalam trading yang sering diabaikan. Tanpa target yang jelas, trader cenderung melakukan kesalahan seperti close terlalu cepat karena takut, tidak memasang TP hingga profit berubah jadi rugi, atau bahkan terlalu serakah hingga kehilangan momentum.
Salah satu cara efektif adalah menggunakan struktur market. Saat uptrend, TP bisa ditempatkan di area resistance atau higher high sebelumnya. Sebaliknya, saat downtrend, TP berada di area support atau lower low. Beri sedikit jarak sebelum level tersebut karena harga sering berbalik sebelum menyentuh titik utama.
Selain itu, gunakan Risk Reward Ratio (RRR) untuk menentukan target yang objektif. Minimal gunakan rasio 1:2 agar tetap profit dalam jangka panjang. Untuk tren kuat, bisa mencapai 1:3 atau lebih.
Trailing stop juga bisa dimanfaatkan untuk mengunci profit saat harga terus bergerak. Ditambah dengan Fibonacci extension sebagai acuan target lanjutan, strategi ini membantu trader lebih disiplin dan konsisten dalam mengambil profit.
Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.
Suka artikel ini? Tunjukkan apresiasimu dengan memberi hadiah untuk penulis.

- AKHIR -