
来源:灼见(ID:penetratingview)
我之所以能活下来,是因为我对未来没有太高的期待,他们之所以会死去,是因为他们对未来过分期待; 他们总盼望圣诞节就可以被特赦,可是圣诞节过后没能如愿; 于是又想复活节可以,结果还是没被释放… 这样失望接着失望,不久后便郁郁而终。
“斯托克代尔悖论”告诉我们一个非常简单的道理:
对爱人期待过高,就容易放大对方的缺点,忽略对方的付出; 对父母期待过高,老抱怨父母没给自己创造好条件,不仅让父母伤心,也让自己消极自卑; 对孩子期待过高,不仅孩子难受,自己也会变得暴躁易怒; 对朋友期待太高,那么在这个社会上,你就很难有几个真朋友了。
不要对未发生的事抱有过高期待,那样只会让你因为一丁点不顺利就自怨自艾;
不要对周围的人抱有过高期待,因为别人没有义务要实现你的期待。对别人期待太高,本质上是对自身无能的逃避和推托。
Dicetak ulang dari 微信公众号, hak cipta semua dimiliki oleh penulis asli.
Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.
Suka artikel ini? Tunjukkan apresiasimu dengan memberi hadiah untuk penulis.

Tinggalkan pesan Anda sekarang