
GBP/USD diperdagangkan turun di bawah 1.39, disekitar 1.3886. Perkembangan virus yang memburuk membebani sentimen terhadap resiko. Perancis menolak perubahan provisi Inggris terhadap lisensi perikanan.
Kepala Federal Reserve, Jerome Powell menggambarkan pemulihan ekonomi AS sebagai tidak mulus sehingga memadamkan antusiasme dari para investor. Powell juga menambahkan orang-orang berpenghasilan rendah masih berjuang dengan pengangguran yang tinggi.
Naiknya perekonomian Amerika Serikat yang disebabkan oleh kampanye vaksin yang cepat dan stimulus fiskal, berhadapan dengan isu “supply”. PMI Manufaktur dari ISM tanpa terduga jatuh di bulan April, kebanyakan disebabkan oleh karena naiknya harga-harga dan penundaan pengiriman barang. Meskipun problem ini adalah problem yang baik daripada problem kekurangan permintaan, pasar tetap menjadi lebih berhati-hati dan uang mengalir ke dollar AS yang safe-haven.
Sementara itu, Inggris dan Perancis masih bertikai mengenai perikanan, yang menyebabkan isu mengenai Brexit kembali naik. Selain itu ketegangan politik membebani sterling.
Secara keseluruhan para trader yang “nervous” bisa menekan pasangan matauang GBP/USD.
“Support” terdekat menunggu di 1.3825 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3800 dan kemudian 1.3750. “Resistance” terdekat menunggu di 1.3930 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3980 dan kemudian 1.4010.
Diunggah ulang dari Vibiznews, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.

Tinggalkan pesan Anda sekarang