Penempatan Support dan Resistance Akan ‘MENENTUKAN’ Tradingan Anda Profit atau Tidak Loh!!

avatar
· Views 1,704

Mungkin teman-teman masih ingat konsep supply & demand (penawaran dan permintaan)? Ketika permintaan (demand) naik dan penawaran (supply) turun, maka harga akan naik. Sebaliknya jika penawaran (supply) naik dan permintaan (demand) turun, harga akan turun. Begitulah kata guru ekonomi semasa SMP dulu. 

Nah, pada kenyataannya, harga mata uang di pasar selalu bergerak naik dan turun. Hal ini juga dipengaruhi oleh supply and demand atas mata uang tersebut. Kemudian, ada suatu waktu di pasar di mana harga berhenti bergerak naik atau berhenti bergerak turun. 

Ini tentu karena demand atau supply-nya sudah tidak cukup besar untuk menyebabkan harga naik atau turun. Dalam analisis teknikal, kita bisa memperkirakan kapan kira-kira supply atau demand semakin besar. Caranya adalah dengan mengenali level support & resistance itu tadi. 

Support merupakan suatu area level harga dimana pada level tersebut; DEMAND cukup besar untuk menahan turunnya harga (DEMAND > SUPPLY). Pada level ini, harga cenderung berhenti bergerak turun dan kemungkinan besar akan naik lagi. Bahasa praktisnya, support adalah level yang diperkirakan akan menahan pergerakan bearish(turun). 

Sedangkan resistance merupakan suatu area level harga di mana pada level tersebut SUPPLY cukup besar untuk menghentikan naiknya harga (SUPPLY > DEMAND). Pada level ini, harga cenderung berhenti bergerak naik dan kemungkinan besar akan turun lagi. Bahasa praktisnya, resistance adalah level yang diperkirakan akan menahan pergerakan bullish(naik). 

Sekarang mari kita lihat gambar berikut ini: 

Penempatan Support dan Resistance Akan ‘MENENTUKAN’ Tradingan Anda Profit atau Tidak Loh!!

Contoh di atas memperlihatkan garis zig-zag membentuk grafik yang bergerak ke atas. Ketika harga bergerak naik dan kemudian turun lagi, maka titik tertinggi yang dicapai sebelum turun lagi itulah yang disebut dengan resistance. 

Ketika harga bergerak naik lagi, maka titik terendah yang dicapai sebelum harga bergerak naik lagi itu kita sebut sebagai support. Seperti itulah kita menentukan level support dan resistance seiring dengan pergerakan harga yang naik turun sepanjang waktu. 

Perlu diketahui juga bahwa level support dan resistance tidak harus merupakan level yang pasti. Artinya, wajar jika beberapa trader berselisih beberapa angka ketika menentukan support dan resistance. Yang penting, support dan resistance tersebut berada di kisaran angka yang tidak terlalu jauh jaraknya. 

Resistance menjadi support, support menjadi resistance 

Jangan bingung. Memang demikian adanya. Begini ceritanya…. Meskipun di awal pembahasan support & resistance ini dikatakan bahwa level-level tersebut mampu “menahan” laju pergerakan harga, namun tidak berarti bahwa level-level tersebut akan abadi selamanya. 

Suatu support tak akan lagi mampu menahan pergerakan turun jika ternyata pada saat itu demand sudah tak lagi cukup besar. Kebalikannya, hal yang sama juga akan terjadi pada resistance, dimana supply tak lagi cukup besar untuk menahan pergerakan naik. Ini yang biasa kita sebut sebagai sell stop atau buy stop pada kita kita open posisi tradingan.

Bayangkan Anda berdiri di salam suatu ruangan. Ada lantai dan langit-langit. Langit-langit ruangan kita analogikan sebagai resistance, sedangkan lantai kita analogikan sebagai support. Di tangan Anda ada sebuah bola golf. Anda melemparkan bola golf itu ke atas hingga menyentuh langit-langit. 

Jika lemparan Anda tidak cukup kuat, maka bola golf itu akan memantul lagi ke bawah. Tapi jika lemparan Anda cukup kuat, maka langit-langit tersebut akan jebol. Begitulah kira-kira. 

Penempatan Support dan Resistance Akan ‘MENENTUKAN’ Tradingan Anda Profit atau Tidak Loh!!

Jadi, ketika resistance “jebol” maka harga akan terus bergerak naik. Resistance yang tadinya berada DI ATAS harga, sekarang posisinya sudah berada DI BAWAH harga. Pada saat itulah ia berubah menjadi support. Demikian juga dengan support. 

Ketika support “jebol” (break) maka harga akan terus bergerak turun. Support yang tadinya berada DI BAWAH harga, sekarang posisinya sudah berada DI ATAS harga. Pada saat itulah, ia berubah menjadi resistance. itu karenanya di program WAP Forexsignal88, kami suka menerbitkan area level penting dan signal berupa Buy Stop dan Sell Stop. Mau tahu lebih detail? Kontak saja kami di Customer Service kami via WhatsApp.

Jika anda ingin ikut menyelami Gold atau pairing Forex lainnya dan mengambil kesempatan trading yang lebih aman, bisa bergabung untuk signal kami. Klik disini untuk bertanya dan komunikasi dengan Customer Service kami via WhatsApp.

Simak terus berita dan analisa dari sudut pandang fundamental maupun teknikal. Setiap pagi kami meluncurkan kilasan lengkpa dan rencana trading Analisa Jitu Harian – Forex dan Emas dan berita emas harian yang terus kami update setiap hari.


Diunggah ulang dari Forexsignal88, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.

Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.

Suka artikel ini? Tunjukkan apresiasimu dengan memberi hadiah untuk penulis.
Balasan 0

Tinggalkan pesan Anda sekarang

  • tradingContest