Nilai tukar rupiah melemah melawan dolar Amerika Serikat (AS) hingga pertengahan perdagangan Senin. Meski demikian, ada peluang rupiah akan berbalik menguat di sisa perdagangan hari ini.
Melansir data Refinitiv, rupiah membuka perdagangan dengan stagnan di Rp 14.400/US$. Setelahnya rupiah melemah ke Rp 14.440/US$. Posisi rupiah membaik, berada di level Rp 14.425/US$, melemah 0,17% di pasar spot.

Peluang rupiah menguat di sisa perdagangan hari ini terlihat dari kurs non-deliverable forward (NDF) yang lebih kuat siang ini ketimbang beberapa saat sebelum pembukaan perdagangan pagi tadi.
NDF adalah instrumen yang memperdagangkan mata uang dalam jangka waktu tertentu dengan patokan kurs tertentu pula. Pasar NDF belum ada di Indonesia, hanya tersedia di pusat-pusat keuangan internasional seperti Singapura, Hong Kong, New York, atau London.
Baca lebih lanjut dari artikel aslinya: https://www.cnbcindonesia.com/...
Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.

Tinggalkan pesan Anda sekarang