Pasar Saham Asia: Perdagangan Beragam Karena Libur Di Tiongkok dan Jepang Membatasi Risiko Dari Panggilan Biden-Xi

avatar
· Views 84
  • Saham Asia menghentikan reli sebelumnya karena tantangan perdagangan/politik baru.
  • Biden menjaga hubungan lama dengan Tiongkok, Beijing memperingatkan Amerika untuk tidak ikut campur dalam masalah Taiwan, Xinjiang, dan Hong Kong.
  • Data Australia positif, Menteri Keuangan memuji pemulihan ekonomi tetapi libur di Tiongkok dadan Jepang membebani sentimen.

Ekuitas Asia berada dalam stasis karena libur Tiongkok dan Jepang membatasi tantangan terhadap risiko yang berasal dari panggilan telepon Biden-Xi pada pagi hari ini. Meski begitu, kemajuan pembicaraan stimulus AS dan kesiapan Ketua Fed Powell untuk bertindak membuat pasar sedikit positif. Dengan latar belakang ini, indeks MSCI untuk saham Asia-Pasifik di luar Jepang naik 0,12% mendekati rekor tertinggi hari sebelumnya pada saat ini.

ASX 200 Australia gagal menggambarkan dampak dari Ekspektasi Inflasi Konsumen yang optimis dan menyambut komentar dari Menteri Keuangan Kennedy sebagai sentimen uji coba pergumulan AS-Tiongkok.

Juga harus dicatat bahwa Ketua Federal Reserve Jerome Powell memberikan nada suram selama penampilan terbarunya yang menyoroti kekhawatiran terhadap pekerjaan AS. Bank sentral menunjukkan kesiapan untuk bertindak jika diperlukan, seperti biasa.

Di tengah permainan ini, NZX 50 Selandia Baru ternyata menjadi pecundang terbesar di kawasan ini dengan penurunan sekitar 1,0% sedangkan KOSPI Korea Selatan dan IHSG Indonesia mencetak kenaikan ringan pada saat ini.

Selanjutnya, BSE Sensex India juga naik 0,30% di tengah kebingungan atas kenaikan ringan S&P Futures meskipun berita utama negatif dari AS.

Selanjutnya, Klaim Pengangguran mingguan AS dan berita stimulus COVID akan diamati dengan cermat karena kenaikan pasar tampak melelahkan.













Baca lebih lanjut dari artikel aslinya:

https://www.fxstreet-id.com/ne...

Peringatan: Pendapat yang disampaikan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi Followme. Followme tidak bertanggung jawab atas keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi yang disediakan, serta tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang diambil berdasarkan konten ini, kecuali dinyatakan secara tertulis.

Suka artikel ini? Tunjukkan apresiasimu dengan memberi hadiah untuk penulis.
Balasan 0

Tinggalkan pesan Anda sekarang

  • tradingContest